Ku tulis nalar hati yang coba membaca isyarat dari sanubari
Ku biarkan jariku menari merangkai kata huruf demi huruf
Mengarungi pekatnya malam ini dengan rasa yang berbeda
Biasa tapi luar biasa juga sangat berbeda itu yang ku rasa
Tak dapat ku tulis tak dapat ku ungkapkan sesak dan semakin sesak
Sebuah rasa yang mungkin nanti kan tumbuh perlahan seiring waktu
Sesak yang terasa mungkin kan berubah memecah tempurung otak kepalaku
Bagai kanker otak akut yang siap menmbus jaringan syaraf
Karna bayangmu tak bisa ku tepis dari ingatanku
Bantu aku mencintaimu atau bantu aku melupakanmu
Beri aku isyarat yang buatku mengerti apa arti sikapmu
Karna ku tak tahu tentang arti dari semua ini
Galau dan bimbang adanya saat ini
Sakit dan kepedihan yang ku nikmati selama ini
Membuatku lupa tentang cinta
Tak bisa bedakan mana biasa mana luar biasa
herie89@kaskus

02.04
Alan Setiawan
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar